ABSTRAK: Tulisan ini meninjau
tentang faktor-faktor penyebab mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas
Negeri Malang memilih skripsi jenis penelitian. Penelitian ini menggunakan
pendekatan penelitian kualitatif dengan model studi kasus. Sumber data
diperoleh dengan teknik purposive
sampling yaitu mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang memilih skripsi
jenis penelitian pada semester genap tahun akademik 2013/2014 dan proposal
mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor internal dan faktor eksternal
yang menyebabkan mahasiswa memilih skripsi jenis penelitian, serta faktor
penghambatnya.
Kata
Kunci: Studi
Kasus, Skripsi, Desain Komunikasi Visual.
Dalam buku Pedoman Penulisan Karya
Ilmiah atau PPKI (Universitas Negeri Malang, 2010:2), skripsi di Jurusan Seni dan
Desain bisa berupa hasil penelitian kuantitatif, hasil penelitian kualitatif,
hasil kajian pustaka, hasil penelitian dan pengembangan, serta hasil penelitian
tindakan kelas (PTK). Sedangkan pada buku Petunjuk Teknis Kegiatan Akademi
Jurusan Seni dan Desain (Jurusan Seni dan Desain, 2011:4) sebagai suplemen PPKI
Universitas Negeri Malang, skripsi dapat berbentuk hasil penelitian lapangan,
hasil kerja pengembangan atau projek (hasil pengembangan produk, hasil
perancangan desain, dan hasil penciptaan karya seni), dan hasil kajian pustaka.
Fenomena yang terjadi dalam pemilihan
skripsi pada mahasiswa program studi Desain Komunikasi Visual Universitas
Negeri Malang adalah, sebagian besar mahasiswa lebih memilih skripsi
perancangan dibandingkan menulis skripsi penelitian. Padahal telah ada
pemisahan antara pendidikan desain untuk pengembangan keilmuan (penelitian
murni tentang desain) yang masuk di program Strata-1 hingga Strata-2, dan
pengembangan keprofesian desain yang lebih aplikatif (perancangan) yang dikenal
sebagai istilah Diploma-1 sampai Diploma-4. (Sumber: Paramita, Rahadian. 2004. Penelitian
Dalam Desain Komunikasi Visual. (Online) diakses 23 januari 2014). Hal ini juga
ditegaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012 tentang
pendidikan tinggi bagian ketiga mengenai jenis pendidikan tinggi di Indonesia,
yaitu Pendidikan Akademik yang merupakan pendidikan tinggi sarjana yang
diarahkan pada penguasaan dan pengembangan cabang Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi, yang kedua Pendidikan Vokasi merupakan pendidikan tinggi program
diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan
tertentu sampai program sarjana terapan, serta Pendidikan Profesi yang
merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang menyiapkan mahasiswa
dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus.
Menurut data hasil penelitian yang
berjudul “Pemetaan Kecenderungan Jenis Penelitian Skripsi Mahasiswa Jurusan
Seni dan Desain 2011-2013” (Tjitjik dkk, 2013:19), diketahui bahwa sebagian
besar mahasiswa Desain Komunikasi Visual memilih skripsi perancangan dengan
presentase 98%, dan 2% lainnya memilih skripsi penelitian. Hal ini menunjukkan
sangat sedikitnya minat mahasiswa Desain Komunikasi Visual terhadap skripsi
jenis penelitian. Sedangkan mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang menulis
jenis skripsi penciptaan presentasenya 0%. Populasi yang diambil sebanyak 108
orang mahasiswa Desain Komunikasi Visual tahun 2011-2013 yang melaksanakan skripsi.
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua
Jurusan Seni dan Desain nomor: 0123/UN32.2.4.5KM/2014 tanggal 27 Januari 2014;
0202/UN32.2.4.5KM/2014 tanggal 2 Februari 2014; 0203/UN32.2.5.5/KM/2014 tanggal
3 Februari 2014; dan 0212/UN32.2.5.5/KM/2014 tanggal 17 Februari 2014 tentang
nama mahasiswa yang menempuh matakuliah skripsi Jurusan Seni dan Desain FS UM
pada semester genap tahun ajaran 2013/2014, diketahui bahwa dari 123 orang
mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang menempuh skripsi, 97% mahasiswa memilih
jenis skripsi perancangan dan 3% menulis skripsi jenis penelitian.
Berangkat dari fenomena yang terjadi di atas, diketahui
bahwa sebagian besar mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri
Malang memilih skripsi perancangan. Namun dari banyaknya mahasiswa Desain
Komunikasi Visual yang memilih skripsi perancangan, ternyata masih ada yang
memilih skripsi jenis penelitian. Fenomena ini tentu menarik untuk diketahui
tentang faktor-faktor penyebab mahasiswa Desain Komunikasi Visual memilih jenis
skripsi yang minoritas yaitu skripsi jenis penelitian pada program studi Desain
Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang. Sehingga penelitian dengan judul
“Studi Kasus Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang yang
Memprogram Skripsi pada Semester Genap Tahun Akademik 2013/2014”, diharapkan dapat
menjadi masukan yang bermanfaat bagi perencanaan dan pengembangan program atau
evaluasi pada program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang
METODE
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititif (qualitative research) dengan model studi
kasus yaitu penelitian yang mendalam dan mendetail tentang segala sesuatu yang
berhubungan dengan subjek penelitian. Pengambilan sumber data dalam penelitian
ini menggunakan teknik purposive sampling (sampel bertujuan)
yaitu teknik pengambilan sampel subyek penelitian dengan pertimbangan tertentu.
Peneliti memilih narasumber yang
dianggap mengetahui informasi atau masalah secara mendalam dan dapat dipercaya
untuk menjadi sumber data yang valid, sebagai sumber data primer (utama) adalah
mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang memilih skripsi jenis penelitian pada
semester genap tahun akademik 2013/2014, sedangkan sumber data sekunder
(pendukung) adalah proposal skripsi mahasiswa tersebut.
Dalam penelitian kualitatif, peneliti
bertindak sebagai instrumen atau alat penelitian (human instrument), berfungsi menetapkan fokus penelitian, memilih
narasumber sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, menilai kualitas
data, analisis data, menafsirkan data, dan membuat kesimpulan atas temuannya. Peneliti dalam penelitian kualitatif “the researcher is the key instrumen”, merupakan instrumen kunci dalam penelitian
kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua cara, yaitu
wawancara dengan mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang memilih skripsi jenis
penelitian pada semester genap tahun akademik 2013/2014 dan analisis dokumen
proposal skripsi mahasiswa. Lokasi penelitian dilakukan di gedung E8 Jurusan
Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, jalan Semarang 5
Malang 65145, Jawa Timur, Indonesia.
Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah langkah-langkah
seperti yang dikemukakan oleh Bungin (2003:70), yaitu teknik analisis data
interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, sajian data, serta
verifikasi dan penegasan kesimpulan. Setiap penelitian dituntut adanya uji
keabsahan data, termasuk penelitian kualitatif. Pada penelitian ini pengesahan
keabsahan data menggunakan cara perpanjangan pengamatan, triangulasi (sumber
dan metode), menggunakan bahan referensi, dan member check.
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Dari hasil wawancara
dan analisis dokumen ditemukan bahwa faktor internal yang menyebabkan mahasiswa
Desain Komunikasi Visual memilih skripsi jenis penelitian pada semester genap
tahun akademik 2013/2014 adalah: (1) keinginan Pribadi mahasiswa, (2) kemampuan
mahasiswa, dan (3) motivasi mahasiswa.
Keinginan Pribadi
Mahasiswa
Rasa bosan yang timbul pada mahasiswa
mengenai hal yang berkaitan dengan praktik atau perancangan membuat mahasiswa
berkeinginan untuk mempelajari hal baru (skripsi jenis penelitian). Sebagaimana
yang dijelaskan oleh Slameto (2003:56) bahwa jika bahan pelajaran tidak menjadi
perhatian, maka timbullah kebosanan, sehingga tidak suka lagi belajar. Apabila
setiap waktu mempelajari hal yang sama (perancangan) akan membuat mahasiswa
jenuh dan memberi perhatian pada bahan pelajaran atau ilmu lain (penelitian
atau teoritis) yang masih sedikit diperolehnya sehingga mendapatkan wawasan
baru pula. Kebosanan itulah yang membuat mahasiswa tertarik untuk mencoba dan
membuktikan bahwa mereka bisa berbeda dengan yang lain karena mengerjakan
skripsi jenis penelitian. Mahasiswa mengharapkan dengan memilih skripsi jenis
penelitian dapat menambah wawasan ilmu tentang materi-materi yang belum didapat
pada bangku perkuliahan.
Perasaan kurang mampu dalam menghasilkan
karya yang maksimal membuat mahasiswa tidak berminat memilih skripsi jenis
perancangan sehingga menyebabkan mahasiswa memilih skripsi jenis penelitian.
Hal ini dikarenakan mahasiswa tidak ingin mengambil resiko dengan mempersulit
diri. Jadi mahasiswa dari awal memutuskan untuk mempelajari atau memberi
perhatian pada skripsi jenis penelitian. Kecenderungan memperhatikan sesuatu
dari awal hingga akhir dengan keinginan sendiri membuat mahasiswa merasa nyaman
dan senang dalam menyelesaikan skripsinya. Hal ini seperti yang disampaikan
oleh Walgito (1981:38), minat adalah suatu keadaan dimana seseorang mempunyai
perhatian terhadap sesuatu disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari
maupun membuktikan lebih lanjut. Selanjutnya
Mustaqim dan Wahib (2000:64), menjelaskan bahwa keinginan atau kemauan
memegang peranan yang penting di dalam belajar. Adanya kemauan dapat mendorong
belajar dan sebaliknya tidak adanya kemauan dapat memperlemah belajar.
Kemampuan Mahasiswa
Diketahui bahwa kurangnya skill dalam perancangan menyebabkan
mahasiswa lebih menyukai matakuliah teori sehingga kemampuan teoritis yang
dimiliki mahasiswa berkembang pula. Hal ini menyebabkan munculnya minat
mahasiswa dalam memilih skripsi jenis penelitian yang erat kaitannya dengan
teori. Selanjutnya taraf penguasaan kemampuan mahasiswa dalam memahami
matakuliah teori yang berkaitan dengan jenis skripsi dapat dilihat dari nilai
akhir matakuliah tersebut. Secara umum diketahui bahwa taraf kemampuan
mahasiswa cukup baik dalam menguasai matakuliah Metodologi Penelitian dan Proposal
Penelitian secara umumnya. Terdapat narasumber yang mengulang matakuliah Metodologi
Penelitian dikarenakan kurang memahami sajian dari matakuliah dan nilai akhirnya
kurang memuaskan. Menurut Pedoman Pendidikan UM (Universitas Negeri malang, 2010:63),
mahasiswa Program Sarjana dan Diploma yang telah mendapat nilai C untuk
matakuliah diperkenankan memperbaiki nilai nilainya. Nilai akhir matakuliah
yang dicantumkan ke dalam transkip adalah nilai yang terakhir.
Mahasiswa lebih banyak mendapatkan
informasi tentang skripsi jenis penelitian dengan cara membaca buku penunjang dan bimbingan yang dilakukan saat
pengerjaan skripsi berlangsung. Hal ini dikarenakan saat perkuliahan matakuliah
Metodologi Penelitian dan Proposal Penelitian, mahasiswa merasa informasi yang
diberikan dosen pengampu masih kurang. Mahasiswa yang memilih skripsi jenis
penelitian masih kurang memahami pengetahuan tentang skripsi jenis penelitian secara
spesifik, sehingga mahasiswa
mempelajarinya melalui buku-buku tentang penelitian dan diskusi dengan dosen
pembimbing skripsi.
Alasan mengapa pengetahuan tentang
penelitian yang dimiliki mahasiswa Desain Komunikasi Visual masih kurang karena
pada program studi ini lebih banyak matakuliah yang bersifat praktik atau
aplikatif. Dosen pengampu sering memberi penugasan kepada mahasiswa untuk
membuat karya berupa laporan tentang hasil perancangan agar mampu
mempresentasikan dengan baik. Sedangkan format laporan tentu saja berbeda
dengan skripsi. Seperti dijelaskan oleh Supriyadi (2013:7) tentang perbedaan
skripsi dengan laporan penelitian adalah sebagai berikut.
Skripsi
didefinisikan sebagai suatu karya tulis akademik hasil studi atau penelitian
yang ditulis dan disusum secara sistematis berdasarkan metode ilmiah baik
melalui penelitian induktif maupun penelitian deduktif yang dilakukan oleh
mahasiswa sebagai salah satu persyaratan akademik untuk memperoleh gelar strata
satu (S-1) dalam pengawasan dosen selaku pembimbing (Supriyadi, 2013:7).
Sedangkan dalam Pedoman Penulisan Karaya Ilmiah, laporan penelitian adalah
karya tulis yang berisi paparan tentang proses dan hasil-hasil yang diperoleh
dari suatu kegiatan penelitian (Universitas Negeri Malang, 2010:6).
Penulisan laporan bagi mahasiswa Desain
Komunikasi Visual merupakan laporan hasil perancangan karya yang hanya
menjelaskan ide, proses, dan hasil perancangan. Sehingga mahasiswa belum
terbiasa menulis laporan atau bahkan skripsi jenis penelitian yang tentunya
memerlukan metodelogi penelitian dan kemampuan teoritis yang lebih.
Motivasi Mahasiswa
Tujuan yang ingin dicapai oleh mahasiswa
merupakan motivasi mahasiswa untuk menemukan jalan pencapaian tujuannya, salah satunya dengan memilih skripsi jenis penelitian. Tidak
menutup kemungkinan bahwa dengan memilih skripsi jenis perancangan, mahasiswa
juga akan mendapatkan ilmu baru yang belum diperoleh dari perkuliahan. Namun
mahasiswa yang memilih skripsi jenis penelitian dengan tujuan untuk menambah ilmu, mempunyai alasan tersendiri karena
pada perkuliahan, materi yang diperoleh mahasiswa tidak maksimal sehingga
mahasiswa beranggapan dengan memilih skripsi jenis penelitian akan membuat
mereka belajar lebih dan memperoleh ilmu baru.
Selain keinginan untuk menambah wawasan,
pemilihan skripsi jenis penelitian ini dikarenakan ingin melanjutkan studi pada
jenjang yang lebih tinggi yaitu S2. Untuk menyelesaikan program Magister (S2),
mahasiswa diharuskan membuat tesis untuk menyelesaikan program studinya.
Menurut Hariwijaya dan Triton (2013:13), tesis merupakan karya ilmiah untuk
memperoleh gelar Master (S2). Hal ini disampaikan pula dalam Penulisan Podoman
Karya Ilmiah sebagai berikut.
“Dari
aspek kuantitatif, secara literal dikatakan bahwa .... disertasi mencangkup bahasan
yang lebih luas daripada tesis, dan tesis mencangkup bahasan yang lebih luas
atau lebih dalam daripada skripsi” (Universitas Negeri Malang, 2010:3).
Sehingga mahasiswa yang memilih skripsi
jenis penelitian mempunyai motivasi untuk melanjutkan pada jenjang S2 dan tesis yang akan ditulisnya nanti dapat menggunakan
lanjutan dari skripsi yang sudah dibuat
sebelumnya, dengan kata lain proses analisisnya lebih mendalam.
Seperti
yang dikemukakan Purwanto (2000:103-104) motivasi merupakan pendorong bagi seseorang
untuk melakukan sesuatu. Tidak mungkin sesesorang mau berusaha mempelajari
sesuatu dengan sebaik-baiknya, jika ia tidak mengetahui betapa pentingnya dan
faedahnya hasil yang akan dicapai dari belajarnya itu sendiri.
Jadi mahasiswa Desain Komunikasi Visual
yang memilih skripsi jenis penelitian menggunakan motivasinya untuk mempelajari
dan mengerjakan skripsi jenis penelitian dengan baik agar tercapai tujuan yang
mereka inginkan. Meskipun kemampuan dalam penelitian kurang, mahasiswa berusaha
mencari tahu dan mempelajari penelitian ini melalui membaca buku maupun
bertanya pada yang memahami skripsi jenis penelitian tersebut.
Sedangkan faktor eksternal yang
menyebabkan mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang sedang memprogram mata
kuliah skripsi pada semester genap tahun akademik 2013/2014 dan memilih skripsi
jenis penelitian adalah: (1) faktor keluarga, (2) faktor kampus atau lembaga,
dan (3) faktor masyarakat (teman dan mass media)
Faktor Keluarga
Keluarga memberikan
kebebasan dalam memilih jenis skripsi pada mahasiswa, artinya mahasiswa memilih
jenis skripsi berdasarkan kemauan dan kemampuan yang dimiliki dan peran
keluarga adalah sebagai penyokong dana. Hal ini kurang sesuai dengan teori
mengenai pengaruh keluarga dalam proses belajar mahasiswa termasuk dalam hal
pemilihan jenis skripsi.
Siswa
yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua
mendidik, relasi antara anggota keluarga, suasana rumah tangga, dan keadaan
ekonomi keluarga (Slameto, 2003:60).
Mahasiswa Desain Komunikasi
Visual yang memilih skripsi jenis penelitian pada semester genap tahun akademik
2013/2014 menetukan pilihannya berdasarkan keinginan pribadi dan orang tua
mereka menyerahkan kebebasan tersebut pada anaknya. Hal ini bisa terjadi karena
keluarga menganggap bahasannya yang mengerti kemampuan mahasiswa sesuai dengan
jenis skripsi mana adalah mahasiswa itu sendiri, sehingga keluarga memberikan
kebebasan. Orangtua membantu memenuhi sarana prasana atau fasilitas yang
diperlukan mahasiswa dalam pengerjaan skripsinya nanti. Hal ini sejalan dengan
pendapat Purwanto sebagai berikut.
Meskipun
pada umumnya motivasi intrinsik lebih kuat dan lebih baik daripada motivasi
ekstrinsik, namun dengan mendiskusikan suatu pendapat dapat pula memperkuat
motivasi yang baik pada diri mereka (Purwanto, 2000:81-82).
Sebenarnya tidak
menutup kemungkinan meskipun mahasiswa jauh dari orang tua (kost) melakukan
diskusi dengan keluarga karena dengan berdiskusi atau memberi kabar tentang
perkembangan proses pengerjaan skripsi akan mendapatkan motivasi dari keluarga.
Mendiskusikan dengan keluarga tentang keinginan maupun pendapat akan menambah
dukungan motivasi dan pemberian saran-saran yang membangun dalam penyelesaian
skripsi.
Faktor Kampus atau
Lembaga
Faktor kampus atau lembaga yang menyebabkan
mahasiswa memilih skripsi jenis penelitian adalah permasalahan yang muncul di
lingkungan kampus, metode mengajar dosen pengampu mata kuliah, dan sarana
prasarana.
Menurut
Slameto (2003:65), metode mengajar adalah suatu cara atau jalan yang harus
dilalui di dalam mengajar. Mengajar itu sendiri menurut Ign. S. Ulih Bukit Karo
Karo (dalam Slameto, 2003:65) adalah menyajikan bahan pelajaran oleh orang
kepada orang lain (siswa) agar menerima, menguasai, dan mengembangkannya.
Metode mengajar itu mempengaruhi belajar.
Cara dosen dalam menyampaikan materi
pada matakuliah Metodologi Penelitian dan Proposal Penelitian cenderung
membahas jenis skripsi yang ingin disampaikan oleh masing-masing dosen
pengampu. Untuk dosen pengampu matakuliah Metodologi Penelitian dari DKV lebih
cenderung memberikan materi mengenai skripsi jenis perancangan dan
pengembangan. Sedangkan dosen pengampu Metodologi Penelitian dari Seni Rupa
lebih cenderung membahas skripsi jenis penelitian karena memang program
studinya adalah Pendidikan Seni Rupa. Dalam matakuliah Proposal Penelitian
terdapat dosen yang masih cenderung pada skripsi jenis pengembangan namun ada
pula yang telah menjelaskan ketiga jenis skripsi meskipun tidak secara
spesifik.
Dalam
Katalog Jurusan Seni dan Desain Edisi 2012, deskripsi matakuliah Metodologi
Penelitian atau Metodologi Penelitian yaitu memahami pengetahuan tentang konsep
dasar berbagai jenis penelitian, serta membentuk keterampilan menyusun komponen
penelitian dan analisis data dalam berbagai pendekatan penelitian seni dan
desain. Deskripsi matakuliah Proposal Penelitian atau Proposal Penelitian yaitu
meningkatkan keterampilan merancang bentuk penelitian yang meliputi bentuk
hasil penelitian lapangan atau hasil kerja pengembangan atau kajian pustaka
yang diwujudkan dalam proposal atau desain operasional untuk persiapan
penyusunan skripsi serta mempertanggungjawabkan dalam forum seminar terbatas
(Jurusan Seni dan Desain, 2012:60-61).
Materi harus disampaikan secara jelas dan seimbang agar
mahasiswa dapat mengerti dan memahami, tidak hanya sekedar mendengarkan dan
menerima materi pada proses perkuliahan sehingga diluar perkuliahan mahasiswa
sudah melupakannya. Mahasiswa belajar dalam bentuk interaksi dengan lingkungan
dan tugas utama seorang dosen adalah menciptakan lingkungan tersebut untuk
mendorong mahasiswa melakukan interaksi yang memberikan pengalaman dan
pengetahuan belajar yang dibutuhkan.
Mahasiswa memilih skripsi jenis
penelitian karena faktor bahan atau materi perkuliahan, dimana materi yang
diberikan dosen pengampu dirasa kurang oleh mahasiswa menyebabkan mahasiswa
ingin mempelajari materi tersebut dengan memilih skripsi jenis penelitian.
Keputusan ini diambil oleh mahasiswa karena ketika sudah memilih skripsi jenis
penelitian, mau tidak mau mahasiswa harus mempelajari materi terkait supaya
mampu mengerjakan dengan baik.
Media pembelajaran mempunyai beberapa kelompok,
yaitu (1) media hasil teknologi cetak, (2) teknologi audio-visual, (3) hasil
teknologi yang berdasarkan komputer, (4) penggabungan teknologi cetak dan
komputer (Arsyad, 2011:29).
Menurut Prastowo (2011:79) handout adalah bahan pembelajaran yang sangat ringkas. Bahan ajar
ini bersumber dari beberapa literatur yang relevan terhadap kompetensi dasar
dan materi pokok yang diajarkan kepada peserta didik. Bahan ajar ini diberikan
kepada peserta didik guna memudahkan mereka saat mengikuti proses pembelajaran.
Dengan demikian bahan ajar ini tentunya bukanlah sesuatu bahan ajar yang mahal,
melainkan ekonomis dan praktis.
Selain mendapatkan materi dari dosen,
mahasiswa seharusnya juga mendapatkan materi dari buku referensi atau handout dari dosen pengampu untuk
mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan maupun teori.
Hal
ini dikarenakan handout mempunyai fungsi-fungsi tertentu seperti yang diungkapkan oleh steffen dan peter ballstaedt
dalam prastowo (2011:80) antara lain: (1) membantu peseta didik agar tidak
perlu mencatat, (2) sebagai pendamping penjelasan pendidik, (3) sebagai bahan
rujukan peserta didik, (4) memotivasi peserta didik agar lebih giat belajar,
(5) pengingat pokok-pokok materi yang diajarkan, dan (6) memberi umpan balik.
Handout memiliki fungsi yang sangat penting dalam pembelajaran. Fungsi-fungsi handout mengacu pada kemudahan mahasiswa untuk mendapatkan informasi saat mengikuti perkuliahan, sehingga tujuan perkuliahan atau pemahaman materi akan lebih mudah tercapai. Menurut pendapat
beberapa mahasiswa Desain Komunikasi Visual, dosen pengampu lebih banyak
menjelaskan materi didepan kelas. Ketika dosen pengampu menjelaskan materi, mahasiswa
seharusnya membuat catatan sendiri agar
bisa mempelajarinya lagi. Dosen pengampu sudah menganjurkan mahasiswa untuk
membeli buku penunjang di koperasi kampus. Membeli dan memiliki buku penunjang
matakuliah akan besar manfaatnya untuk
menambah pengetahuan mahasiswa.
Berdasarkan uraian di atas kesimpulan
yang bisa di dapat dari pernyataan
mahasiswa
Desain Komunikasi yang memilih skripsi jenis penelitian pada semester genap
tahun akademik 2013/2014 mengenai faktor kampus atau lembaga tersebut tidak menentukan
mahasiswa dalam memilih
dan menggunakan skripsi jenis penelitian. Namun pada
analisis dokumen proposal skripsi mahasiswa ditemukan bahwa
permasalahan-permasalahan yang muncul di lingkungan kampus ikut menyebabkan
mahasiswa dalam menentukan pilihannya pada skripsi jenis penelitian karena
mahasiswa merasa tertarik pada suatu topik yang baru dan keinginan untuk
membuktikan bahwa mereka mampu
menyelesaikan jenis skripsi yang jarang diambil atau dipilih oleh mahasiswa
Desain Komunikasi Visual.
Faktor Masyarakat
(teman dan mass media)
Teman sebaya atau sepermainan tidak
banyak memberikan pengaruhnya karena keinginan memilih skripsi jenis penelitian
sudah berasal dari diri mahasiswa sendiri. Hal ini berbeda dengan yang
dikatakan oleh Slameto ( 2003:71) bahwa pengaruh-pengaruh dari teman bergaul
lebih cepat masuk dalam jiwa siswa daripada yang kita duga. Teman sebaya
mahasiswa yang memilih skripsi jenis penelitian adalah orang-orang yang banyak
bergerak dibidang perancangan dan banyak yang memilih skripsi jenis
perancangan. Mahasiswa memilih jenis penelitian berasal dari faktor internal mahasiswa, bukan karena
motivasi teman sebaya. Hal yang secara tidak langsung didapatkan mahasiswa
adalah ketika melakukan proses
berdiskusi atau mendengarkan beberapa masukan mengenai skripsi dari teman,
kemudian mahasiswa dapat
mempertimbangkan dan memastikan memilih skripsi jenis penelitian.
Masyarakat
merupakan faktor ekstern yang juga berpengaruh terhadap belajar siswa. Mass
media adalah salah satu aspek yang termasuk pada faktor masyarakat. Mass media
ikut memberikan pengaruh dalam proses belajar siswa. Yang termasuk dalam mass
media adalah televisi, surat kabar, majalah, novel, buku-buku dan lain-lain.
Semuanya itu beredar dalam masyarakat (Slameto, 2003:69-70).
Dari hasil analisis dokumen berupa
proposal skripsi mahasiswa yang memilih skripsi jenis penelitian, tema atau
latar belakang masalah yang diteliti mahasiswa diperoleh dari salah satu jenis
mass media yang ada dalam masyarakat, yaitu televisi dan novel. Mahasiswa
secara tidak sadar terpengaruh oleh adanya iklan televisi yang menarik untuk
diteliti karena iklan memberikan pengaruh besar pada segmentasinya sehingga mahasiswa menulis skripsi jenis penelitian
mengenai tema tersebut. Novel merupakan media komunikasi yang berciri khas
berupa rangkaian tulisan panjang yang mayoritas pengarang atau penerbit
menampilkan cuplikan isinya pada cover
novel. Cover novel kebanyakan
menggunakan ilustrasi untuk menggambarkan isi cerita. Hal ini yang menarik
diteliti oleh mahasiswa Desain Komunikasi Visual, apalagi cover novel yang dijadikan sebagai sumber data merupakan cover novel yang banyak mendapatkan
penghargaan, sehingga penelitian ini akan menarik untuk dibaca. Jadi kesimpulan
yang bisa di dapat dari faktor masyarakat, bahwa teman sebaya dan mass media
juga berperan dalam pemilihan jenis skripsi meskipun pengaruh tersebut tidak
diduga oleh mahasiswa.
Faktor Penghambat
Faktor penghambat yang dimaksud adalah
dimana kurang sesuainya pemberian materi oleh dosen pengampu matakuliah dengan
deskripsi matakuliah yang telah dituliskan pada katalog JSD, sehingga mahasiswa
memiliki pengetahuan hanya pada jenis skripsi yang dominan disampaikan oleh
dosen pengampu matakuliah tersebut saja. Namun hal inilah yang mengakibatkan mahasiswa mencoba meneliti
permasalahan yang ada di lingkungan sekitar (kampus dan mass media) untuk
menambah pengetahuan yang berkaitan dengan ilmu Desain Komunikasi Visual. Hal
ini tentu berdampak baik pada mahasiswa karena akan mendapat dan memberikan
tambahan ilmu baru untuk diri sendiri maupun mahasiswa lain.
SIMPULAN
Berdasarkan paparan data dan pembahasan
mengenai studi kasus mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri
Malang yang memprogram skripsi pada semester genap tahun akademik 2013/2014 tentang
faktor-faktor penyebab mahasiswa memilih skripsi jenis penelitian, dapat
diambil kesimpulan dengan mengacu pada pokok-pokok bahasan dalam penelitian,
yaitu (1) faktor Internal yang menyebabkan mahasiswa Desain Komunikasi Visual
yang memilih skripsi jenis penelitian pada semester genap tahun akademik
2013/2014 adalah faktor keinginan pribadi mahasiswa (faktor utama), faktor
kemampuan mahasiswa, dan faktor motivasi berupa tujuan mahasiswa mengambil
skripsi jenis penelitian. (2) faktor Eksternal yang menyebabkan mahasiswa
Desain Komunikasi Visual yang memilih skripsi jenis penelitian pada semester
genap tahun akademik 2013/2014 adalah termotivasi dengan permasalahan di
lingkungan kampus, pengaruh teman sebaya dan mass media. Namun pada pembahasan
ini ditemukan pula adanya faktor penghambat dari faktor eksternal berupa materi
yang diberikan oleh dosen pengampu matakuliah terkait kurang sesuai dengan
deskripsi matakuliah.
Maka
saran-saran yang dapat dikemukakan untuk menyempurnakan penelitian ini adalah:
(1) bagi mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang Memilih Skripsi Jenis
Penelitian pada Semester Genap Tahun Akademik 2013/2014, (2) bagi mahasiswa, (3)
bagi Dosen Pengampu Matakuliah, (4) bagi Jurusan Seni dan Desain dan (5) bagi
Universitas Negeri Malang.
Bagi mahasiswa Desain
Komunikasi Visual yang Memilih Skripsi Jenis Penelitian pada Semester Genap
Tahun Akademik 2013/2014 hendaknya tidak meremehkan skripsi jenis penelitian
karena skripsi jenis penelitian sama rumitnya dengan skripsi jenis perancangan,
lebih mengasah skill dalam bidang
perancangan agar mampu bersaing di dunia kerja dimana skill diperlukan pula, lebih peka terhadap permasalahan yang ada di
lingkungan sekitar dalam bidang desain sehingga akan makin banyak ilmu yang didapat
dari hasil penelitiannya, diharapkan pula hasil penelitian mahasiswa dapat
digunakan sebagai modal untuk terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan
studinya, dan mempublish hasil
penelitiannya agar pembaca mendapatkan ilmu baru dalam bidang Desain Komunikasi
Visual.
Bagi mahasiswa, skripsi studi kasus ini masih membahas mengenai faktor-faktor
penyebab mahasiswa memilih skripsi jenis penelitian saja, dikarenakan adanya pembatasan masalah atau ruang lingkup penelitian
sehingga peneliti mengharapkan akan ada mahasiswa yang
bersedia melanjutkan untuk membuat skripsi yang pembahasannya lebih lengkap,
salah satunya yaitu mencakup kasus
dimana dosen pengampu matakuliah belum sepenuhnya memberikan materi sesuai dengan
deskripsi matakuliah, mahasiswa yang akan menempuh atau memprogram matakuliah
skripsi, sebaiknya lebih selektif dalam memilih jenis skripsi. Mahasiswa
hendaknya lebih memahami metodologi
masing-masing jenis skripsi sehingga diharapkan pilihan jenis skripsinya nanti
sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan hasil yang dicapai bisa maksimal, dan
dengan skripsi ini mahasiswa hendaknya mampu mengintropeksi diri sehingga tidak
secara penuh menyalahkan dosen pengampu yang tidak memberikan materi secara
maksimal. Mahasiswa hendaknya proaktif mencari ilmu pengetahuan tentang skripsi
jenis penelitian dan tidak hanya
menunggu dari dosen saja, salah satunya dengan rajin mencari buku-buku
referensi untuk menunjang penelitian yang dilakukan.
Bagi Dosen Pengampu Matakuliah
diharapkan dapat memberikan materi serta fasilitas pendukung, misalnya handout secara seimbang agar mahasiswa
memperoleh tambahan wawasan pengetahuan yang lebih luas lagi untuk
bisa memilih jenis skripsi yang diinginkan secara tepat dan memahami materi
secara baik. Bagi Jurusan Seni dan Desain, skripsi ini diharapkan dapat
dijadikan sebagai masukan untuk perencanaan dan pengembangan program atau
evaluasi di program pendidikan Desain Komunikasi Visual, serta bagi Universitas
Negeri Malang, skripsi ini
diharapkan dapat menambah perbendaharaan dokumentasi dan sebagai referensi
serta topik skripsi mahasiswa di Universitas Negeri Malang, tidak hanya untuk
mahasiswa Desain Komunikasi Visual di Jurusan Seni dan Desain saja melainkan juga untuk
mahasiswa di semua Jurusan yang ada di Universitas Negeri Malang.
DAFTAR RUJUKAN
Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja
Grafindo Persada
Bungin, Burhan. 2003. Analisa Data Penelitan Kualitatif: Pemahaman
Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasan Model Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo
Persada
Fakultas Sastra Universitas
Negeri Malang. 2012. Katalog Jurusan Seni
dan Desain. Malang: Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang
Hariwijaya, M. & Triton.
2013. Pedoman Penulisan Ilmiah Skripsi
dan Tesis. Yogyakarta: Platinum
Jurusan Seni dan Desain
Fakultas Sastra UM. 2011. Petunjuk Teknis
Kegiatan Akademik jurusan Seni dan Desain. Malang: Jurusan Seni dan Desain
Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang
Ketua JSD. 2014. Keputusan Ketua Jurusan Seni dan Desain No. 0123/UN32.2.4.5KM/2014.
Nama mahasiswa yang menempuh matakuliah skripsi Jurusan Seni dan Desain FS UM
pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Malang: Jurusan Seni dan Desain
Ketua JSD. 2014. Keputusan Ketua Jurusan Seni dan Desain No. 0202/UN32.2.4.5KM/2014.
Nama mahasiswa yang menempuh matakuliah skripsi Jurusan Seni dan Desain FS UM
pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Malang: Jurusan Seni dan Desain
Ketua JSD. 2014. Keputusan Ketua Jurusan Seni dan Desain No. 0203/UN32.2.5.5/KM/2014.
Nama mahasiswa yang menempuh matakuliah skripsi Jurusan Seni dan Desain FS UM
pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Malang: Jurusan Seni dan Desain
Ketua JSD. 2014. Keputusan Ketua Jurusan Seni dan Desain No. 0212/UN32.2.5.5/KM/2014.
Nama mahasiswa yang menempuh matakuliah skripsi Jurusan Seni dan Desain FS UM
pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Malang: Jurusan Seni dan Desain
Mustaqim dan Wahib. 1991. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT.
Rineka Cipta
Paramita, Rahadian. Penelitian Dalam
Desain (Komunikasi Visual). http://dkv-unpas.blogspot.com/2004/07/basic-vs-applied-research-in-graphic.html.
(Online) diakses tanggal 23 Januari 2014
Prastowo, Andi. 2011. Panduan Kreatif Meembuat Bahan Ajar Inovatif.
Yogyakarta: DIVA Press
Purwanto, Ngalim. 2000. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: PT Rineka
Cipta
Supriyadi. 2013. Bahasa Indonesia Modul 8. Jakarta: Universitas Mercu Buana Jakarta
Tjitjik, dkk. 2013. Pemetaan Kecenderungan Jenis Penelitian
Skripsi Mahasiswa Jurusan Seni dan Desain 2011-2013. Malang: Universitas
Negeri Malang
Undang-Undang
RI No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (Online), (http://sipuu.setkab.go.id/PUUdoc/17624/UU0122
012_Full.pdf) diakses tanggal 24 Januari
2014
Universitas Negeri
Malang. 2010. Pedoman Pendidikan
Universitas Negeri Malang edisi 2010. Malang: Universitas Negeri Malang
Universitas Negeri Malang.
2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah.
Malang: Universitas Negeri Malang
Walgito, Bimo. 1981. Psikologi Umum. Yogyakarta: Penka
Fakultas Psikologi UGM
Proposal skripsi mahasiswa
narasumber



