Kamis, 10 Maret 2011

katA pAk MaRiO tEgUh

Ini beberapa kata-kata Pak Mario Teguh yang menjadi salah satu alat tuntunan buat saya,..,.,.


Anda berbahagia bukan karena
Anda sudah sampai di kebahagiaan.

Anda berbahagia karena Anda setia
memelihara kebaikan dalam diri Anda.

Tapi
kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan
yang bebas dari kesedihan.

Jiwa yang baik
akan tetap mampu merasakan kebahagiaan
bahkan di dalam kesedihan,
jika dia tetap memelihara kebaikan
dalam kata-katanya, dan dalam perilakunya,
bahkan kepada yang menjahatinya.

Mario Teguh
 

Tuhanku Yang Maha Kaya
dan Maha Pemurah,


Aku mohon pagi ini
Engkau membesarkan hatiku,
agar mudah kutampung harapanku
bagi terjadinya keajaiban yang
meneroboskan hidupku,
untuk keluar dari kerata-rataan hidup,
menuju hubungan yang indah
dengan sesamaku,
yang penuh kegembiraan
dalam pekerjaan jujur
yang saling menyejahterakan
satu sama lain.


Hari ini, ya Tuhanku,
mudahkanlah tangan kami
menyentuh rezeki.

Aamiin

 
 

Hati adalah tujuan pemuliaan,
sebagaimana ia juga obyek perusakan.

Sesuci-sucinya hati, akan menjadi kotor
jika ia tidak dipelihara dan dibiarkan
bereaksi buruk terhadap fitnah.

Sekusam-kusamnya hati, akan memulia,
jika ia bereaksi terhadap fitnah dengan penuh kasih,
dan menyambut kebaikan dengan penuh syukur.

Tidak ada di antara kita yang suci.

Tapi, berupaya mensucikan diri itu indah.

Mario Teguh

 

 

 

Wajar bagi siapa pun
untuk mengeluhkan hidup
yang tak sesuai harapan.

Yang tidak wajar adalah
mengeluhkan hidup tanpa bersedia
melakukan penyesuaian sikap dan cara.

Kehidupan ini diwakili oleh manusia.
Jika kita tidak membangun kualitas
yang bisa mereka hargai,
kehidupan ini akan menghargai kita murah.

Kebahagiaan adalah keseimbangan.

Tidak ada keseimbangan yang bisa dicapai
tanpa penyesuaian.

Mario Teguh

 

 

Selasa, 08 Maret 2011

Ciri-Ciri Hati yang Sehat

Banyak orang yang salah persepsi tentang keimanan. Salah satu yang sering mengalami kesalahan ini adalah orang-orang yang berusaha meneguhkan keimanan di hati mereka dengan melakukan pencarian di mana Tuhan berada. Mereka berusaha meyakinkan diri tentang keberadaan Tuhan dengan menggunakan logika mereka. Tak sedikit orang muslim yang berfikir ulang tentang keimanan yang berada dalam hati mereka sampai-sampai mereka berada di “persimpangan jalan”. Mereka tidak menyatakan keluar dari Islam tapi juga tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan Islam.


Orang-orang seperti ini tidak memahami dengan benar terminologi keimanan. Salah satu terminologi keimanan adalah melaksanakan dengan perbuatan. Pada tahap inilah keimanan dalam hati akan terasa. Ia terejawantah menjadi perbuatan. Ia tidak akan  ditemukan sebelum kita benar-benar melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt yang kita imani. Inilah kekurangan yang belum dilakukan oleh orang-orang filsafat yang tersesat dalam pencarian keimanannya. Ia belum menyelesaikan semua terminologi keimanan. Oleh karena itu, ia akan merasakan dan mengalami kebuntuan. Keimanan sama seperti kenikmatan melaksanakan penyebaran Islam, hanya akan dirasakan oleh orang yang benar-benar telah melakukannya.

Hai ini dibahas untuk mengoreksi kembali apa yang ada pada hati kita. Seberapa besar keimanan yang terdapat di dalamnya sesehat itulah keadaan hati kita saat itu. Tidak perlu melihatnya, membedahnya, menyelaminya, keimanan dapat terlihat dari perbuatan atau prilaku seseorang. Prilaku itulah yang berasal dari hati kita. Prilaku atau sikap inilah yang mencerminkan kondisi hati kita. Itulah mengapa yang Allah swt nilai adalah hati. Ia adalah puncak dari segala perbuatan yang dilakukan oleh raga manusia.

Hati yang Sehat

1. Hati yang penuh cinta
Hati yang sehat adalah hati yang penuh dengan kecintaa kepadaNya. CintaNya menjadi puncak kebahagiaan. Menjadikan diri sebagai orang yang mencintai Allah dengan sebenar-benarnya cinta. Mereka yang  hatinya sehat akan menjadikan pertemuan dengan orang yang ia cintai sebagai bukti kecintaan mereka kepada Allah swt. Membenci sebagai bukti kecintaan kepada Allah swt.
“Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya karena Allah,lalu Allah mengutus malaikat untuk mengawasinya. Kemudian malaikat bertanya,” Anda hendak kemana?” Ia menjawab,”Saya hendak mengunjungi saudara saya si Fulan.” Malaikat bertanya lagi, “Apakah ada suatu keperluan untukmu?” Ia menjawab,”Tidak.” Malaikat bertanya lagi,”Apakah karena anda ingin mendapatkan kesenangan (suatu kenikmatan) darinya?” Ia menjawab,”Tidak.” “Saya mencintainya karena Allah.” Malaikat berkata,” Sesungguhnya Allah telah menyuruhku datang kepadamu untuk memberitahukan kepadamu bahwa Dia mencintaimu seperti engkau mencintainya karena Allah. ” (HR Muslim).
Dalam buku La Tahzan disebutkan, bahwa seorang ahli tafsir berkata, “Tidak ada yang mengherankan dalam ‘…Mereka mencintai-Nya…’ tapi yang mengherankan adalah ‘…Dia mencintai mereka…’ Allah yang menciptakan, memberi rizki, melindungi, dan memberi karunia-Nya terhadap mereka, tapi Allah juga mencintai mereka.”
Satu hal yang menjadi inti dalam hati yang sehat yaitu Allah sebagai tujuan. Menjadikan Allah Swt sebagai tujuan berarti memurnikan segalan aktivitas hanya untukNya termasuk mencintai saudara dan membenci musuh. Semua dilakukan bukan hanya karena pahala, takut neraka, atau  merindukan surga. Semua dilakukan untuk mendapatkan keridhoan-Nya.

2. Tentram ketika mendengar Al-quran
Hati yang sehat akan tentram ketika mendengarkan Al-quran. Ketentraman ini bukan karena suara si pembaca Al-quran yang merdu tapi benar-benar karena meresapi apa yang terdapat dalam ayat Al-quran.
Dan kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang memberi penerangan. Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya Pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. (Yaasin:69-70).
Hati yang sehat tidak malas dan tidak enggan membaca dan mendengarkan Al-quran bahkan ia akan semangat dalam  menghafalkannya.

3. Tercermin dari wajah
Hati adalah bagian dalam dari seseorang. Ia adalah biang dari apa yang dikeluarkan oleh manusia. Jika hati bersih, akan ada sebuah kekuatan dan pancaran yang istimewa dari wajah kita. Siapapun ia, orang yang tidak tampan, tidak cantik, hitam, putih, pendek, gendut, kurus, cacat, normal, atau apapun, kesehatan hati akan  terlihat dari pancaran wajah seseorang. Setiap orang yang melihatnya akan mengalami kesejukan, kenyamanan, keindahan, bahkan keimanan. Itulah mengapa sahabat yang baik adalah sahabat yang memancarkan keimanan dan membuat sahabatnya mengingat Allah swt.

4. Berpenampilan Rapi
Kerapian  ternyata juga merupakan cerminan keimanan. Orang yang hatinya sehat maka penampilannya akan  terlihat sehat dan menyehatkan. Semua benda yang digunakan sesuai dengan fungsinya. Bagi perempuan tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan. Dan bagi laki-laki merapikan  rambut. Rambut  yang rapi bukan berarti rambut yang pendek. Banyak orang yang berkepala botak tapi kepalanya ditempeli tato. Hal ini sudah meperlihatkan sejauh mana kesehatan pemilik penampilan  tersebut.
Laki-laki yang berhati sehat tidak menggunakan ketampanannya untuk menjerat perempuan  ke dalam tipu daya mereka. Berpakaian rapi hanya untuk memperlihatkan kecintaan  kepadaNya  dan tidak mencolok perhatian. Orang laki-laki yang bergaya Punk atau bahkan menyerupai gaya perempuan, dari dandanannya sudah terlihat seberapa bersih isi hatinya.
Bagi wanita yang sehat hatinya, ia tidak akan menggunakan pakaian yang dapat menimbulkan fitnah bagi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Ia tidak akan membuat orang lain dan juga dirinya terjerembab ke dalam kemaksiatan hanya karena pakaian. Pakaiannya akan menberi rasa aman bagi dirinya dan  jugaorang lain yang melihatnya. Kecintaannya kepada Allah swt akan membuatnya menggunakan sebaik-baiknya pakaian. Dan sebaik-baiknya pakaian adalah  ketaqwaan.

5. senyum yang menentramkan
Kesehatan hati juga terlihat dari kemudahan seseorang dalam bersedekah. Sedekah yang paling mudah dilakukan adalah senyuman. Orang yang sehat hatinya akan mudah  tersenyum kepada orang lain. Senyum yang dimaksud adalah senyum penuh keramahan bukan senyum yang menimbulkan ketidakamanan bagi semua orang.  Senyuman dan sapaan yang tulus dapat memancarkan kesehatan hati seseorang. Bukan hanya dapat memperlihatkan kesehatan hati kita melainkan juga dapat membuat hati orang lain menjadi itu sehat. Bagi orag yang belum terbiasa melakukan hal ini tidak ada salahnya jika memulai. Menjadi seseorang yang ramah adalah keuntungan yang sangat besar. Apabila kita tidak dapat menjadi orang yang ramah, ada baiknya kita berpura-pura terlebih dahulu menjadi orang yang ramah. Lambat laun senyum kita akan menjadi ciri khas kita dan akhirnya senyum tersebut tidak menjadi sebuah kepura-puraan.

6. Menimbulkan rasa aman
Orang yang sehat hatinya akan menimbulkan rasa aman di dirinya dan di diri orang yang membersamainya. Di manapu mereka berada, orang yang  sehat hatinya akan terpancar dari pakaian, tutur kata, dan kondisi ruhiyah. Kebaikan dalam segala hal ini dapat membuat orang menjadi merasa aman apabila berinteraksi dengan dirinya. Orang yang bersih hatinya akan bersikap rendah hati kepada orang yang lebih tua atau  lebih muda.
Seorang ayah dan ibu tidak akan menakutkan di hadapan anaknya jika ia memang berhati bersih. Begitupun anaknya, ia tidak akan membuat orang tua menjadi khawatir akan keberadaanya dan ketidakberadaanya. Ketika bersama anak, orangtua kan metasa legan dan ketika tidak bersama anaknya pun orang tua akan merasa lega. Seorang atasan tidak akan membuat bawahanya menjadi panik ketika betemu dengannya. Ia akan menjadi bawahannya semagat  untuk meningkatkan kinerjanya ketika bertemu dengan atasan.
Menjadi seseoranga yang berhati sehat tentu seharusnya menjadi cita-cita setiap orang. Menjadi seseorang yang apabila ada membuat orang menjadi aman. Apabila tidak ada, kehadirannya dirindukan. Apabia membersamai, kehadirannya bermanfaat untuk orang lain.

Kamis, 03 Maret 2011

Selasa, 01 Maret 2011

NiRmAnA 2D "WARNA"

nie merupakan tugas nirmana 2d "warna",..,. disini warna-warna pelangi yang disusun sedemikian rupa,,.,








sedangkan ini adalah lingkaran warna,.,.dimana 3 warna yang ad ditengah, merupakan warna-warna primer, yaitu merah, biru, kuning. Selanjutnya merupakan warna sekunder dan tersier.
warna sekunder adalah campuran warna primer ( biru+kuning=hijau)
warna tersier adalah campuran warna sekunder.