Karang ak mlai mnginjakn kaki di smester yang sedikit pnuh dengan praktikum,.,
gb teknik
multimedia interaktif
reprografi,.,.,
parahnya semester nie, teori tentang skripsi uwda ad.,.,mana blum ada pndangan yg real,.,.
buZZzt,.,.,!
rasanya kyak kuat gak kuat,.,.,
hahhahahhaha
kyak lagunya "7icons" aj,.,,,.
tapi tetep semangat wezt.,.kudu bisa :D
Selasa, 11 Oktober 2011
Sabtu, 28 Mei 2011
aNiMaSi DkV
Modal utama seorang animator adalah kemampuan meng-capture momentum ke dalam runtutan gambar sehingga seolah-olah menjadi bergerak atau hidup. Sedikit berbeda dengan komikus, ilustrator, atau -katakanlah- karikaturis yang menangkap suatu momentum ke dalam sebuah gambar diam (still). Animator harus lebih memiliki ‘kepekaan gerak’ daripada ‘hanya’ sekedar kemampuan menggambar. Gambar yang bagus akan percuma tanpa didukung kemampuan meng-’hidup’-kan. Sebagaimana definisi dasar animasi yang berarti: membuat seolah-olah menjadi hidup.
Ada berbagai macam teori dan pendapat tentang bagaimana seharusnya animasi itu dibuat. Tetapi setidaknya ada 12 prinsip yang harus dipenuhi untuk membuat sebuah animasi yang ‘hidup’. Ke-12 prinsip ini meliputi dasar-dasar gerak, pengaturan waktu, peng-kaya-an visual, sekaligus teknis pembuatan sebuah animasi.
1. Solid Drawing
Menggambar sebagai dasar utama animasi memegang peranan yang signifikan dalam menentukan -baik proses maupun hasil- sebuah animasi, terutama animasi klasik. Seorang animator harus memiliki kepekaan terhadap anatomi, komposisi, berat, keseimbangan, pencahayaan, dan sebagainya yang dapat dilatih melalui serangkaian observasi dan pengamatan, dimana dalam observasi itu salah satu yang harus dilakukan adalah: menggambar.
Meskipun kini peran gambar -yang dihasilkan sketsa manual- sudah bisa digantikan oleh komputer, tetapi dengan pemahaman dasar dari prinsip ‘menggambar’ akan menghasilkan animasi yang lebih ‘peka’.
2. Timing & Spacing
Grim Natwick -seorang animator Disney pernah berkata, “Animasi adalah tentang timing dan spacing”. Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan, sementara spacing adalah tentang menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak.
Contoh Timing: Menentukan pada detik keberapa sebuah bola yang meluncur kemudian menghantam kaca jendela.
Contoh Spacing: Menentukan kepadatan gambar (yang pada animasi akan berpengaruh pada kecepatan gerak) ketika bola itu sebelum menghantam kaca, tepat menghantam kaca, sesudahnya, atau misalnya ketika bola itu mulai jatuh ke lantai. Spacing (pengaturan kepadatan gambar) akan mempengaruhi kecepatan gerak bola, percepatan dan perlambatannya, sehingga membuat sebuah gerakan lebih realistis.
3. Squash & Stretch
Squash and strecth adalah upaya penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figur sehingga -seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup. Penerapan squash and stretch pada figur atau benda hidup (misal: manusia, binatang, creatures) akan memberikan ‘enhancement’ sekaligus efek dinamis terhadap gerakan/ action tertentu, sementara pada benda mati (misal: gelas, meja, botol) penerapan squash and stretch akan membuat mereka (benda-benda mati tersebut) tampak atau berlaku seperti benda hidup.
Contoh pada benda mati: Ketika sebuah bola dilemparkan. Pada saat bola menyentuh tanah maka dibuat seolah-olah bola yang semula bentuknya bulat sempurna menjadi sedikit lonjong horizontal, meskipun nyatanya keadaan bola tidak selalu demikian.Hal ini memberikan efek pergerakan yang lebih dinamis dan ‘hidup’.
Contoh pada benda hidup: Sinergi bisep dan trisep pada manusia. Pada saat lengan ditarik (seperti gerakan mengangkat barbel) maka akan terjadi kontraksi pada otot bisep sehingga nampak ‘memuai’, hal inilah yang disebut squash pada animasi. Sedangkan stretch nampak ketika dilakukan gerakan sebaliknya (seperti gerakan menurunkan lengan), bisep akan nampak ‘menyusut’.
4. Anticipation
Anticipation boleh juga dianggap sebagai persiapan/ awalan gerak atau ancang-ancang. Seseorang yang bangkit dari duduk harus membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum benar-benar berdiri. Pada gerakan memukul, sebelum tangan ‘maju’ harus ada gerakan ‘mundur’ dulu. Dan sejenisnya.
5. Slow In and Slow Out
Sama seperti spacing yang berbicara tentang akselerasi dan deselerasi. Slow In dan Slow Out menegaskan kembali bahwa setiap gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat.
Contoh: Dalam gerakan misalnya mengambil gelas. Tangan akan memiliki kecepatan yang berbeda ketika sedang akan menjamah gelas, dengan ketika sudah menyentuhnya. Ketika tangan masih jauh dari gelas, tangan akan bergerak relatif cepat. Sedangkan ketika tangan sudah mendekati gelas, maka secara refleks tangan akan menurunkan kecepatannya (terjadi perlambatan) atau dalam konteks ini kita menyebutnya slow out.
6. Arcs
Dalam animasi, sistem pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang disebut Arcs. Hal ini memungkinkan mereka bergerak secara ‘smooth’ dan lebih realistik, karena pergerakan mereka mengikuti suatu pola yang berbentuk lengkung (termasuk lingkaran, elips, atau parabola). Pola gerak semacam inilah yang tidak dimiliki oleh sistem pergerakan mekanik/ robotik yang cenderung patah-patah.
7. Secondary Action
Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik. Secondary action tidak dimaksudkan untuk menjadi ‘pusat perhatian’ sehingga mengaburkan atau mengalihkan perhatian dari gerakan utama. Kemunculannya lebih berfungsi memberikan emphasize untuk memperkuat gerakan utama.
Contoh: Ketika seseorang sedang berjalan, gerakan utamanya tentu adalah melangkahkan kaki sebagaimana berjalan seharusnya. Tetapi seorang animator bisa menambahkan secondary action untuk memperkuat kesan hidup pada animasinya. Misalnya, sambil berjalan ‘seorang’ figur atau karakter animasi mengayun-ayunkan tangannya atau bersiul-siul. Gerakan mengayun-ayunkan tangan dan bersiul-siul inilah secondary action untuk gerakan berjalan.
8. Follow Through and Overlapping Action
Follow through adalah tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak. Misalnya, rambut yang tetap bergerak sesaat setelah berhenti berlari.
Overlapping action secara mudah bisa dianggap sebagai gerakan saling-silang. Maksudnya, adalah serangkaian gerakan yang saling mendahului (overlapping). Pergerakan tangan dan kaki ketika berjalan bisa termasuk didalamnya.
9. Straight Ahead Action and Pose to Pose
Dari sisi resource dan pengerjaan, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk membuat animasi.
Yang pertama adalah Straight Ahead Action, yaitu membuat animasi dengan cara seorang animator menggambar satu per satu, frame by frame, dari awal sampai selesai seorang diri. Teknik ini memiliki kelebihan: kualitas gambar yang konsisten karena dikerjakan oleh satu orang saja. Tetapi memiliki kekurangan: waktu pengerjaan yang lama.
Yang kedua adalah Pose to Pose, yaitu pembuatan animasi oleh seorang animator dengan cara menggambar hanya pada keyframe-keyframe tertentu saja, selanjutnya in-between atau interval antar keyframe digambar/ dilanjutkan oleh asisten/ animator lain. Cara yang kedua ini lebih cocok diterapkan dalam industri karena memiliki kelebihan: waktu pengerjaan yang relatif lebih cepat karena melibatkan lebih banyak sumber daya.
10. Staging
Seperti halnya yang dikenal dalam film atau teater, staging dalam animasi juga meliputi bagaimana ‘lingkungan’ dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’ yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene.
11. Appeal
Appeal berkaitan dengan keseluruhan look atau gaya visual dalam animasi. Sebagaimana gambar yang telah menelurkan banyak gaya, animasi (dan ber-animasi) juga memiliki gaya yang sangat beragam. Sebagai contoh, anda tentu bisa mengidentifikasi gaya animasi buatan Jepang dengan hanya melihatnya sekilas. Anda juga bisa melihat ke-khas-an animasi buatan Disney atau Dreamworks. Hal ini karena mereka memiliki appeal atau gaya tertentu.
Ada juga yang berpendapat bahwa appeal adalah tentang penokohan, berkorelasi dengan ‘kharisma’ seorang tokoh atau karakter dalam animasi. Jadi, meskipun tokoh utama dari sebuah animasi adalah monster, demit, siluman atau karakter ‘jelek’ lainnya tetapi tetap bisa appealing.
12. Exaggeration
Exaggeration adalah upaya untuk mendramatisir sebuah animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Dibuat untuk menampilkan ekstrimitas ekspresi tertentu, dan lazimnya dibuat secara komedik. Banyak dijumpai di film-film animasi sejenis Tom & Jerry, Donald Duck, Doraemon dan sebagainya.
Salah satu contoh tugas animasi saya adalah sebagai berikut.

Ini adalah tugas animasiku yang pertama yaitu bouncing ball. Teknik yang dipakai masih yang manual, menggambar satu deni satu dan di scan untuk dimasukkan ke komputer.
Sedangkan ini adalah walk cycle, tugas animasi ke duaku. katanya dosenku ini masih ada kesalahan sedikit. tolong dimaklumi iya :D
Ada berbagai macam teori dan pendapat tentang bagaimana seharusnya animasi itu dibuat. Tetapi setidaknya ada 12 prinsip yang harus dipenuhi untuk membuat sebuah animasi yang ‘hidup’. Ke-12 prinsip ini meliputi dasar-dasar gerak, pengaturan waktu, peng-kaya-an visual, sekaligus teknis pembuatan sebuah animasi.
1. Solid Drawing
Menggambar sebagai dasar utama animasi memegang peranan yang signifikan dalam menentukan -baik proses maupun hasil- sebuah animasi, terutama animasi klasik. Seorang animator harus memiliki kepekaan terhadap anatomi, komposisi, berat, keseimbangan, pencahayaan, dan sebagainya yang dapat dilatih melalui serangkaian observasi dan pengamatan, dimana dalam observasi itu salah satu yang harus dilakukan adalah: menggambar.
Meskipun kini peran gambar -yang dihasilkan sketsa manual- sudah bisa digantikan oleh komputer, tetapi dengan pemahaman dasar dari prinsip ‘menggambar’ akan menghasilkan animasi yang lebih ‘peka’.
2. Timing & Spacing
Grim Natwick -seorang animator Disney pernah berkata, “Animasi adalah tentang timing dan spacing”. Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan, sementara spacing adalah tentang menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak.
Contoh Timing: Menentukan pada detik keberapa sebuah bola yang meluncur kemudian menghantam kaca jendela.
Contoh Spacing: Menentukan kepadatan gambar (yang pada animasi akan berpengaruh pada kecepatan gerak) ketika bola itu sebelum menghantam kaca, tepat menghantam kaca, sesudahnya, atau misalnya ketika bola itu mulai jatuh ke lantai. Spacing (pengaturan kepadatan gambar) akan mempengaruhi kecepatan gerak bola, percepatan dan perlambatannya, sehingga membuat sebuah gerakan lebih realistis.
3. Squash & Stretch
Squash and strecth adalah upaya penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figur sehingga -seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup. Penerapan squash and stretch pada figur atau benda hidup (misal: manusia, binatang, creatures) akan memberikan ‘enhancement’ sekaligus efek dinamis terhadap gerakan/ action tertentu, sementara pada benda mati (misal: gelas, meja, botol) penerapan squash and stretch akan membuat mereka (benda-benda mati tersebut) tampak atau berlaku seperti benda hidup.
Contoh pada benda mati: Ketika sebuah bola dilemparkan. Pada saat bola menyentuh tanah maka dibuat seolah-olah bola yang semula bentuknya bulat sempurna menjadi sedikit lonjong horizontal, meskipun nyatanya keadaan bola tidak selalu demikian.Hal ini memberikan efek pergerakan yang lebih dinamis dan ‘hidup’.
Contoh pada benda hidup: Sinergi bisep dan trisep pada manusia. Pada saat lengan ditarik (seperti gerakan mengangkat barbel) maka akan terjadi kontraksi pada otot bisep sehingga nampak ‘memuai’, hal inilah yang disebut squash pada animasi. Sedangkan stretch nampak ketika dilakukan gerakan sebaliknya (seperti gerakan menurunkan lengan), bisep akan nampak ‘menyusut’.
4. Anticipation
Anticipation boleh juga dianggap sebagai persiapan/ awalan gerak atau ancang-ancang. Seseorang yang bangkit dari duduk harus membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum benar-benar berdiri. Pada gerakan memukul, sebelum tangan ‘maju’ harus ada gerakan ‘mundur’ dulu. Dan sejenisnya.
5. Slow In and Slow Out
Sama seperti spacing yang berbicara tentang akselerasi dan deselerasi. Slow In dan Slow Out menegaskan kembali bahwa setiap gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat.
Contoh: Dalam gerakan misalnya mengambil gelas. Tangan akan memiliki kecepatan yang berbeda ketika sedang akan menjamah gelas, dengan ketika sudah menyentuhnya. Ketika tangan masih jauh dari gelas, tangan akan bergerak relatif cepat. Sedangkan ketika tangan sudah mendekati gelas, maka secara refleks tangan akan menurunkan kecepatannya (terjadi perlambatan) atau dalam konteks ini kita menyebutnya slow out.
6. Arcs
Dalam animasi, sistem pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang disebut Arcs. Hal ini memungkinkan mereka bergerak secara ‘smooth’ dan lebih realistik, karena pergerakan mereka mengikuti suatu pola yang berbentuk lengkung (termasuk lingkaran, elips, atau parabola). Pola gerak semacam inilah yang tidak dimiliki oleh sistem pergerakan mekanik/ robotik yang cenderung patah-patah.
7. Secondary Action
Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik. Secondary action tidak dimaksudkan untuk menjadi ‘pusat perhatian’ sehingga mengaburkan atau mengalihkan perhatian dari gerakan utama. Kemunculannya lebih berfungsi memberikan emphasize untuk memperkuat gerakan utama.
Contoh: Ketika seseorang sedang berjalan, gerakan utamanya tentu adalah melangkahkan kaki sebagaimana berjalan seharusnya. Tetapi seorang animator bisa menambahkan secondary action untuk memperkuat kesan hidup pada animasinya. Misalnya, sambil berjalan ‘seorang’ figur atau karakter animasi mengayun-ayunkan tangannya atau bersiul-siul. Gerakan mengayun-ayunkan tangan dan bersiul-siul inilah secondary action untuk gerakan berjalan.
8. Follow Through and Overlapping Action
Follow through adalah tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak. Misalnya, rambut yang tetap bergerak sesaat setelah berhenti berlari.
Overlapping action secara mudah bisa dianggap sebagai gerakan saling-silang. Maksudnya, adalah serangkaian gerakan yang saling mendahului (overlapping). Pergerakan tangan dan kaki ketika berjalan bisa termasuk didalamnya.
9. Straight Ahead Action and Pose to Pose
Dari sisi resource dan pengerjaan, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk membuat animasi.
Yang pertama adalah Straight Ahead Action, yaitu membuat animasi dengan cara seorang animator menggambar satu per satu, frame by frame, dari awal sampai selesai seorang diri. Teknik ini memiliki kelebihan: kualitas gambar yang konsisten karena dikerjakan oleh satu orang saja. Tetapi memiliki kekurangan: waktu pengerjaan yang lama.
Yang kedua adalah Pose to Pose, yaitu pembuatan animasi oleh seorang animator dengan cara menggambar hanya pada keyframe-keyframe tertentu saja, selanjutnya in-between atau interval antar keyframe digambar/ dilanjutkan oleh asisten/ animator lain. Cara yang kedua ini lebih cocok diterapkan dalam industri karena memiliki kelebihan: waktu pengerjaan yang relatif lebih cepat karena melibatkan lebih banyak sumber daya.
10. Staging
Seperti halnya yang dikenal dalam film atau teater, staging dalam animasi juga meliputi bagaimana ‘lingkungan’ dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’ yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene.
11. Appeal
Appeal berkaitan dengan keseluruhan look atau gaya visual dalam animasi. Sebagaimana gambar yang telah menelurkan banyak gaya, animasi (dan ber-animasi) juga memiliki gaya yang sangat beragam. Sebagai contoh, anda tentu bisa mengidentifikasi gaya animasi buatan Jepang dengan hanya melihatnya sekilas. Anda juga bisa melihat ke-khas-an animasi buatan Disney atau Dreamworks. Hal ini karena mereka memiliki appeal atau gaya tertentu.
Ada juga yang berpendapat bahwa appeal adalah tentang penokohan, berkorelasi dengan ‘kharisma’ seorang tokoh atau karakter dalam animasi. Jadi, meskipun tokoh utama dari sebuah animasi adalah monster, demit, siluman atau karakter ‘jelek’ lainnya tetapi tetap bisa appealing.
12. Exaggeration
Exaggeration adalah upaya untuk mendramatisir sebuah animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Dibuat untuk menampilkan ekstrimitas ekspresi tertentu, dan lazimnya dibuat secara komedik. Banyak dijumpai di film-film animasi sejenis Tom & Jerry, Donald Duck, Doraemon dan sebagainya.
Salah satu contoh tugas animasi saya adalah sebagai berikut.

Ini adalah tugas animasiku yang pertama yaitu bouncing ball. Teknik yang dipakai masih yang manual, menggambar satu deni satu dan di scan untuk dimasukkan ke komputer.
Sedangkan ini adalah walk cycle, tugas animasi ke duaku. katanya dosenku ini masih ada kesalahan sedikit. tolong dimaklumi iya :D
Kamis, 10 Maret 2011
katA pAk MaRiO tEgUh
Ini beberapa kata-kata Pak Mario Teguh yang menjadi salah satu alat tuntunan buat saya,..,.,.
Anda berbahagia bukan karena
Anda sudah sampai di kebahagiaan.
Anda berbahagia karena Anda setia
memelihara kebaikan dalam diri Anda.
Tapi
kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan
yang bebas dari kesedihan.
Jiwa yang baik
akan tetap mampu merasakan kebahagiaan
bahkan di dalam kesedihan,
jika dia tetap memelihara kebaikan
dalam kata-katanya, dan dalam perilakunya,
bahkan kepada yang menjahatinya.
Mario Teguh
Anda sudah sampai di kebahagiaan.
Anda berbahagia karena Anda setia
memelihara kebaikan dalam diri Anda.
Tuhanku Yang Maha Kaya
dan Maha Pemurah,
Aku mohon pagi ini
Engkau membesarkan hatiku,
agar mudah kutampung harapanku
bagi terjadinya keajaiban yang
meneroboskan hidupku,
untuk keluar dari kerata-rataan hidup,
menuju hubungan yang indah
dengan sesamaku,
yang penuh kegembiraan
dalam pekerjaan jujur
yang saling menyejahterakan
satu sama lain.
Hari ini, ya Tuhanku,
mudahkanlah tangan kami
menyentuh rezeki.
Aamiin
Hati adalah tujuan pemuliaan,
sebagaimana ia juga obyek perusakan.
Sesuci-sucinya hati, akan menjadi kotor
jika ia tidak dipelihara dan dibiarkan
bereaksi buruk terhadap fitnah.
Sekusam-kusamnya hati, akan memulia,
jika ia bereaksi terhadap fitnah dengan penuh kasih,
dan menyambut kebaikan dengan penuh syukur.
Tidak ada di antara kita yang suci.
Tapi, berupaya mensucikan diri itu indah.
Mario Teguh
Wajar bagi siapa pun
untuk mengeluhkan hidup
yang tak sesuai harapan.
Yang tidak wajar adalah
mengeluhkan hidup tanpa bersedia
melakukan penyesuaian sikap dan cara.
Kehidupan ini diwakili oleh manusia.
Jika kita tidak membangun kualitas
yang bisa mereka hargai,
kehidupan ini akan menghargai kita murah.
Kebahagiaan adalah keseimbangan.
Tidak ada keseimbangan yang bisa dicapai
tanpa penyesuaian.
Mario Teguh
Selasa, 08 Maret 2011
Ciri-Ciri Hati yang Sehat
Banyak orang yang salah persepsi tentang keimanan. Salah satu yang sering mengalami kesalahan ini adalah orang-orang yang berusaha meneguhkan keimanan di hati mereka dengan melakukan pencarian di mana Tuhan berada. Mereka berusaha meyakinkan diri tentang keberadaan Tuhan dengan menggunakan logika mereka. Tak sedikit orang muslim yang berfikir ulang tentang keimanan yang berada dalam hati mereka sampai-sampai mereka berada di “persimpangan jalan”. Mereka tidak menyatakan keluar dari Islam tapi juga tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan Islam.
Orang-orang seperti ini tidak memahami dengan benar terminologi keimanan. Salah satu terminologi keimanan adalah melaksanakan dengan perbuatan. Pada tahap inilah keimanan dalam hati akan terasa. Ia terejawantah menjadi perbuatan. Ia tidak akan ditemukan sebelum kita benar-benar melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt yang kita imani. Inilah kekurangan yang belum dilakukan oleh orang-orang filsafat yang tersesat dalam pencarian keimanannya. Ia belum menyelesaikan semua terminologi keimanan. Oleh karena itu, ia akan merasakan dan mengalami kebuntuan. Keimanan sama seperti kenikmatan melaksanakan penyebaran Islam, hanya akan dirasakan oleh orang yang benar-benar telah melakukannya.
Hai ini dibahas untuk mengoreksi kembali apa yang ada pada hati kita. Seberapa besar keimanan yang terdapat di dalamnya sesehat itulah keadaan hati kita saat itu. Tidak perlu melihatnya, membedahnya, menyelaminya, keimanan dapat terlihat dari perbuatan atau prilaku seseorang. Prilaku itulah yang berasal dari hati kita. Prilaku atau sikap inilah yang mencerminkan kondisi hati kita. Itulah mengapa yang Allah swt nilai adalah hati. Ia adalah puncak dari segala perbuatan yang dilakukan oleh raga manusia.
1. Hati yang penuh cinta
Hati yang sehat adalah hati yang penuh dengan kecintaa kepadaNya. CintaNya menjadi puncak kebahagiaan. Menjadikan diri sebagai orang yang mencintai Allah dengan sebenar-benarnya cinta. Mereka yang hatinya sehat akan menjadikan pertemuan dengan orang yang ia cintai sebagai bukti kecintaan mereka kepada Allah swt. Membenci sebagai bukti kecintaan kepada Allah swt.
“Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya karena Allah,lalu Allah mengutus malaikat untuk mengawasinya. Kemudian malaikat bertanya,” Anda hendak kemana?” Ia menjawab,”Saya hendak mengunjungi saudara saya si Fulan.” Malaikat bertanya lagi, “Apakah ada suatu keperluan untukmu?” Ia menjawab,”Tidak.” Malaikat bertanya lagi,”Apakah karena anda ingin mendapatkan kesenangan (suatu kenikmatan) darinya?” Ia menjawab,”Tidak.” “Saya mencintainya karena Allah.” Malaikat berkata,” Sesungguhnya Allah telah menyuruhku datang kepadamu untuk memberitahukan kepadamu bahwa Dia mencintaimu seperti engkau mencintainya karena Allah. ” (HR Muslim).
Dalam buku La Tahzan disebutkan, bahwa seorang ahli tafsir berkata, “Tidak ada yang mengherankan dalam ‘…Mereka mencintai-Nya…’ tapi yang mengherankan adalah ‘…Dia mencintai mereka…’ Allah yang menciptakan, memberi rizki, melindungi, dan memberi karunia-Nya terhadap mereka, tapi Allah juga mencintai mereka.”
Satu hal yang menjadi inti dalam hati yang sehat yaitu Allah sebagai tujuan. Menjadikan Allah Swt sebagai tujuan berarti memurnikan segalan aktivitas hanya untukNya termasuk mencintai saudara dan membenci musuh. Semua dilakukan bukan hanya karena pahala, takut neraka, atau merindukan surga. Semua dilakukan untuk mendapatkan keridhoan-Nya.
2. Tentram ketika mendengar Al-quran
Hati yang sehat akan tentram ketika mendengarkan Al-quran. Ketentraman ini bukan karena suara si pembaca Al-quran yang merdu tapi benar-benar karena meresapi apa yang terdapat dalam ayat Al-quran.
Dan kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang memberi penerangan. Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya Pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. (Yaasin:69-70).
Hati yang sehat tidak malas dan tidak enggan membaca dan mendengarkan Al-quran bahkan ia akan semangat dalam menghafalkannya.
3. Tercermin dari wajah
Hati adalah bagian dalam dari seseorang. Ia adalah biang dari apa yang dikeluarkan oleh manusia. Jika hati bersih, akan ada sebuah kekuatan dan pancaran yang istimewa dari wajah kita. Siapapun ia, orang yang tidak tampan, tidak cantik, hitam, putih, pendek, gendut, kurus, cacat, normal, atau apapun, kesehatan hati akan terlihat dari pancaran wajah seseorang. Setiap orang yang melihatnya akan mengalami kesejukan, kenyamanan, keindahan, bahkan keimanan. Itulah mengapa sahabat yang baik adalah sahabat yang memancarkan keimanan dan membuat sahabatnya mengingat Allah swt.
4. Berpenampilan Rapi
Kerapian ternyata juga merupakan cerminan keimanan. Orang yang hatinya sehat maka penampilannya akan terlihat sehat dan menyehatkan. Semua benda yang digunakan sesuai dengan fungsinya. Bagi perempuan tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan. Dan bagi laki-laki merapikan rambut. Rambut yang rapi bukan berarti rambut yang pendek. Banyak orang yang berkepala botak tapi kepalanya ditempeli tato. Hal ini sudah meperlihatkan sejauh mana kesehatan pemilik penampilan tersebut.
Laki-laki yang berhati sehat tidak menggunakan ketampanannya untuk menjerat perempuan ke dalam tipu daya mereka. Berpakaian rapi hanya untuk memperlihatkan kecintaan kepadaNya dan tidak mencolok perhatian. Orang laki-laki yang bergaya Punk atau bahkan menyerupai gaya perempuan, dari dandanannya sudah terlihat seberapa bersih isi hatinya.
Bagi wanita yang sehat hatinya, ia tidak akan menggunakan pakaian yang dapat menimbulkan fitnah bagi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Ia tidak akan membuat orang lain dan juga dirinya terjerembab ke dalam kemaksiatan hanya karena pakaian. Pakaiannya akan menberi rasa aman bagi dirinya dan jugaorang lain yang melihatnya. Kecintaannya kepada Allah swt akan membuatnya menggunakan sebaik-baiknya pakaian. Dan sebaik-baiknya pakaian adalah ketaqwaan.
5. senyum yang menentramkan
Kesehatan hati juga terlihat dari kemudahan seseorang dalam bersedekah. Sedekah yang paling mudah dilakukan adalah senyuman. Orang yang sehat hatinya akan mudah tersenyum kepada orang lain. Senyum yang dimaksud adalah senyum penuh keramahan bukan senyum yang menimbulkan ketidakamanan bagi semua orang. Senyuman dan sapaan yang tulus dapat memancarkan kesehatan hati seseorang. Bukan hanya dapat memperlihatkan kesehatan hati kita melainkan juga dapat membuat hati orang lain menjadi itu sehat. Bagi orag yang belum terbiasa melakukan hal ini tidak ada salahnya jika memulai. Menjadi seseorang yang ramah adalah keuntungan yang sangat besar. Apabila kita tidak dapat menjadi orang yang ramah, ada baiknya kita berpura-pura terlebih dahulu menjadi orang yang ramah. Lambat laun senyum kita akan menjadi ciri khas kita dan akhirnya senyum tersebut tidak menjadi sebuah kepura-puraan.
6. Menimbulkan rasa aman
Orang yang sehat hatinya akan menimbulkan rasa aman di dirinya dan di diri orang yang membersamainya. Di manapu mereka berada, orang yang sehat hatinya akan terpancar dari pakaian, tutur kata, dan kondisi ruhiyah. Kebaikan dalam segala hal ini dapat membuat orang menjadi merasa aman apabila berinteraksi dengan dirinya. Orang yang bersih hatinya akan bersikap rendah hati kepada orang yang lebih tua atau lebih muda.
Seorang ayah dan ibu tidak akan menakutkan di hadapan anaknya jika ia memang berhati bersih. Begitupun anaknya, ia tidak akan membuat orang tua menjadi khawatir akan keberadaanya dan ketidakberadaanya. Ketika bersama anak, orangtua kan metasa legan dan ketika tidak bersama anaknya pun orang tua akan merasa lega. Seorang atasan tidak akan membuat bawahanya menjadi panik ketika betemu dengannya. Ia akan menjadi bawahannya semagat untuk meningkatkan kinerjanya ketika bertemu dengan atasan.
Menjadi seseoranga yang berhati sehat tentu seharusnya menjadi cita-cita setiap orang. Menjadi seseorang yang apabila ada membuat orang menjadi aman. Apabila tidak ada, kehadirannya dirindukan. Apabia membersamai, kehadirannya bermanfaat untuk orang lain.
Orang-orang seperti ini tidak memahami dengan benar terminologi keimanan. Salah satu terminologi keimanan adalah melaksanakan dengan perbuatan. Pada tahap inilah keimanan dalam hati akan terasa. Ia terejawantah menjadi perbuatan. Ia tidak akan ditemukan sebelum kita benar-benar melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt yang kita imani. Inilah kekurangan yang belum dilakukan oleh orang-orang filsafat yang tersesat dalam pencarian keimanannya. Ia belum menyelesaikan semua terminologi keimanan. Oleh karena itu, ia akan merasakan dan mengalami kebuntuan. Keimanan sama seperti kenikmatan melaksanakan penyebaran Islam, hanya akan dirasakan oleh orang yang benar-benar telah melakukannya.
Hai ini dibahas untuk mengoreksi kembali apa yang ada pada hati kita. Seberapa besar keimanan yang terdapat di dalamnya sesehat itulah keadaan hati kita saat itu. Tidak perlu melihatnya, membedahnya, menyelaminya, keimanan dapat terlihat dari perbuatan atau prilaku seseorang. Prilaku itulah yang berasal dari hati kita. Prilaku atau sikap inilah yang mencerminkan kondisi hati kita. Itulah mengapa yang Allah swt nilai adalah hati. Ia adalah puncak dari segala perbuatan yang dilakukan oleh raga manusia.
Hati yang Sehat
1. Hati yang penuh cinta
Hati yang sehat adalah hati yang penuh dengan kecintaa kepadaNya. CintaNya menjadi puncak kebahagiaan. Menjadikan diri sebagai orang yang mencintai Allah dengan sebenar-benarnya cinta. Mereka yang hatinya sehat akan menjadikan pertemuan dengan orang yang ia cintai sebagai bukti kecintaan mereka kepada Allah swt. Membenci sebagai bukti kecintaan kepada Allah swt.
“Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya karena Allah,lalu Allah mengutus malaikat untuk mengawasinya. Kemudian malaikat bertanya,” Anda hendak kemana?” Ia menjawab,”Saya hendak mengunjungi saudara saya si Fulan.” Malaikat bertanya lagi, “Apakah ada suatu keperluan untukmu?” Ia menjawab,”Tidak.” Malaikat bertanya lagi,”Apakah karena anda ingin mendapatkan kesenangan (suatu kenikmatan) darinya?” Ia menjawab,”Tidak.” “Saya mencintainya karena Allah.” Malaikat berkata,” Sesungguhnya Allah telah menyuruhku datang kepadamu untuk memberitahukan kepadamu bahwa Dia mencintaimu seperti engkau mencintainya karena Allah. ” (HR Muslim).
Dalam buku La Tahzan disebutkan, bahwa seorang ahli tafsir berkata, “Tidak ada yang mengherankan dalam ‘…Mereka mencintai-Nya…’ tapi yang mengherankan adalah ‘…Dia mencintai mereka…’ Allah yang menciptakan, memberi rizki, melindungi, dan memberi karunia-Nya terhadap mereka, tapi Allah juga mencintai mereka.”
Satu hal yang menjadi inti dalam hati yang sehat yaitu Allah sebagai tujuan. Menjadikan Allah Swt sebagai tujuan berarti memurnikan segalan aktivitas hanya untukNya termasuk mencintai saudara dan membenci musuh. Semua dilakukan bukan hanya karena pahala, takut neraka, atau merindukan surga. Semua dilakukan untuk mendapatkan keridhoan-Nya.
2. Tentram ketika mendengar Al-quran
Hati yang sehat akan tentram ketika mendengarkan Al-quran. Ketentraman ini bukan karena suara si pembaca Al-quran yang merdu tapi benar-benar karena meresapi apa yang terdapat dalam ayat Al-quran.
Dan kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang memberi penerangan. Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya Pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. (Yaasin:69-70).
Hati yang sehat tidak malas dan tidak enggan membaca dan mendengarkan Al-quran bahkan ia akan semangat dalam menghafalkannya.
3. Tercermin dari wajah
Hati adalah bagian dalam dari seseorang. Ia adalah biang dari apa yang dikeluarkan oleh manusia. Jika hati bersih, akan ada sebuah kekuatan dan pancaran yang istimewa dari wajah kita. Siapapun ia, orang yang tidak tampan, tidak cantik, hitam, putih, pendek, gendut, kurus, cacat, normal, atau apapun, kesehatan hati akan terlihat dari pancaran wajah seseorang. Setiap orang yang melihatnya akan mengalami kesejukan, kenyamanan, keindahan, bahkan keimanan. Itulah mengapa sahabat yang baik adalah sahabat yang memancarkan keimanan dan membuat sahabatnya mengingat Allah swt.
4. Berpenampilan Rapi
Kerapian ternyata juga merupakan cerminan keimanan. Orang yang hatinya sehat maka penampilannya akan terlihat sehat dan menyehatkan. Semua benda yang digunakan sesuai dengan fungsinya. Bagi perempuan tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan. Dan bagi laki-laki merapikan rambut. Rambut yang rapi bukan berarti rambut yang pendek. Banyak orang yang berkepala botak tapi kepalanya ditempeli tato. Hal ini sudah meperlihatkan sejauh mana kesehatan pemilik penampilan tersebut.
Laki-laki yang berhati sehat tidak menggunakan ketampanannya untuk menjerat perempuan ke dalam tipu daya mereka. Berpakaian rapi hanya untuk memperlihatkan kecintaan kepadaNya dan tidak mencolok perhatian. Orang laki-laki yang bergaya Punk atau bahkan menyerupai gaya perempuan, dari dandanannya sudah terlihat seberapa bersih isi hatinya.
Bagi wanita yang sehat hatinya, ia tidak akan menggunakan pakaian yang dapat menimbulkan fitnah bagi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Ia tidak akan membuat orang lain dan juga dirinya terjerembab ke dalam kemaksiatan hanya karena pakaian. Pakaiannya akan menberi rasa aman bagi dirinya dan jugaorang lain yang melihatnya. Kecintaannya kepada Allah swt akan membuatnya menggunakan sebaik-baiknya pakaian. Dan sebaik-baiknya pakaian adalah ketaqwaan.
5. senyum yang menentramkan
Kesehatan hati juga terlihat dari kemudahan seseorang dalam bersedekah. Sedekah yang paling mudah dilakukan adalah senyuman. Orang yang sehat hatinya akan mudah tersenyum kepada orang lain. Senyum yang dimaksud adalah senyum penuh keramahan bukan senyum yang menimbulkan ketidakamanan bagi semua orang. Senyuman dan sapaan yang tulus dapat memancarkan kesehatan hati seseorang. Bukan hanya dapat memperlihatkan kesehatan hati kita melainkan juga dapat membuat hati orang lain menjadi itu sehat. Bagi orag yang belum terbiasa melakukan hal ini tidak ada salahnya jika memulai. Menjadi seseorang yang ramah adalah keuntungan yang sangat besar. Apabila kita tidak dapat menjadi orang yang ramah, ada baiknya kita berpura-pura terlebih dahulu menjadi orang yang ramah. Lambat laun senyum kita akan menjadi ciri khas kita dan akhirnya senyum tersebut tidak menjadi sebuah kepura-puraan.
6. Menimbulkan rasa aman
Orang yang sehat hatinya akan menimbulkan rasa aman di dirinya dan di diri orang yang membersamainya. Di manapu mereka berada, orang yang sehat hatinya akan terpancar dari pakaian, tutur kata, dan kondisi ruhiyah. Kebaikan dalam segala hal ini dapat membuat orang menjadi merasa aman apabila berinteraksi dengan dirinya. Orang yang bersih hatinya akan bersikap rendah hati kepada orang yang lebih tua atau lebih muda.
Seorang ayah dan ibu tidak akan menakutkan di hadapan anaknya jika ia memang berhati bersih. Begitupun anaknya, ia tidak akan membuat orang tua menjadi khawatir akan keberadaanya dan ketidakberadaanya. Ketika bersama anak, orangtua kan metasa legan dan ketika tidak bersama anaknya pun orang tua akan merasa lega. Seorang atasan tidak akan membuat bawahanya menjadi panik ketika betemu dengannya. Ia akan menjadi bawahannya semagat untuk meningkatkan kinerjanya ketika bertemu dengan atasan.
Menjadi seseoranga yang berhati sehat tentu seharusnya menjadi cita-cita setiap orang. Menjadi seseorang yang apabila ada membuat orang menjadi aman. Apabila tidak ada, kehadirannya dirindukan. Apabia membersamai, kehadirannya bermanfaat untuk orang lain.
Kamis, 03 Maret 2011
Selasa, 01 Maret 2011
NiRmAnA 2D "WARNA"
nie merupakan tugas nirmana 2d "warna",..,. disini warna-warna pelangi yang disusun sedemikian rupa,,.,
sedangkan ini adalah lingkaran warna,.,.dimana 3 warna yang ad ditengah, merupakan warna-warna primer, yaitu merah, biru, kuning. Selanjutnya merupakan warna sekunder dan tersier.
warna sekunder adalah campuran warna primer ( biru+kuning=hijau)
warna tersier adalah campuran warna sekunder.
sedangkan ini adalah lingkaran warna,.,.dimana 3 warna yang ad ditengah, merupakan warna-warna primer, yaitu merah, biru, kuning. Selanjutnya merupakan warna sekunder dan tersier.
warna sekunder adalah campuran warna primer ( biru+kuning=hijau)
warna tersier adalah campuran warna sekunder.
Langganan:
Postingan (Atom)


